jump to navigation

Dunia Kita di Tahun 2019, Menurut Microsoft 5 Maret 2009

Posted by himakomedia in Berita.
Tags: , ,
1 comment so far

Microsoft telah membuat sebuah video konsep yang memperlihatkan peran teknologi di dunia 10 tahun dari sekarang. Video berjudul 2019 ini memperlihatkan dunia di mana percakapan antar dua orang yang berbeda bahasa sangat mudah berkat sebuah dinding yang memungkinkan penggunanya untuk berinteraksi dengan siapapun di seluruh dunia tanpa peduli bahasa yang digunakan. Video ini juga memperlihatkan dunia di mana perangkat lunak membuat kita lebih mudah untuk berkolaborasi, berbagi ide dan membawa informasi ke mana saja.

Dari video ini, tampaknya Microsoft percaya bahwa teknologi layar sentuh akan menjadi alat input utama. Video tersebut juga memperlihatkan bagaimana seharusnya konten koran didistribusikan.

Saat Microsoft memimpikan masa depan, hasilnya memang tidak pernah mengecewakan. Microsoft memiliki banyak karyawan bertalenta tinggi dan menginvestasikan dana yang sangat besar, dapat dibandingkan dengan biaya produksi untuk film-film science fiction budget besar.

pgn Liad videonya???

Klik di sini!

^^_hana

Iklan

Anda bisa liat IPK anda Lohh di Internet (dulu…!!) 12 April 2007

Posted by Muhammad Kudzi in Berita.
add a comment

Koq bisa ?? pasti begitu yang anda katakan pertama kali saat membaca tulisan ini, hmmpphh dan jawabku PASTI bisa walau kalo diliat sekarang udah ngga bisa lagi liatnya soalnya udah di dis-able-kan sama pembuat-nya…..
Pembuatnya adalah Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi…

Sebenarnya sih udah lama website itu keluar, aku tahu setelah salah satu teman saya sedang surfing di Internet dan ketemu dengan website itu dan kemudian saya pun dengan penasaran ingin mencarinya juga…. dan waktu itu Mipa Selatan bisa HotSpot-an dengan Gratis… kekekekeee…..

Dan pada waktu emang bisa melihat nilai IPK kita masing – masing dan teman – teman anda mungkin lohh… selain itu bisa juga melihat nim lengkap, umur masuk, SKS yang diambil, dan Masa Batas studi..
Kesemuanya bisa dilihat dan dikelompokkan berdasarkan angkatan masing – masing…..
Namun setelah saya publish di Milis Ilkomp 2003, mereka pada komplain dengan menulis komplai pada Guest Book-nya…

Jadi deh setelah beberapa bulan kemudian akhirnya dihapus deh itu fasilitas yang bisa lihat nilai IPK….
Hehheeee…

Hehee… cuma iseng nulis beginian semoga bermanfaat…
Selamat Surfing di Website itu, jangan komplain ke ane yaa….! komplain aja ama dikti kekekekee…..
Link-nya dapat anda klik disini http://demo.kafesms.com/

(quet_see02@GroupPenggunaWindows)

Rubi di Atas Rel 25 Maret 2007

Posted by himakomedia in Artikel, Berita.
2 comments

Rubi di atas rel? Apa maksudnya? Itu adalah terjemahan langsung dari
Ruby on Rails. Apa pula itu bah? Ruby on Rails (RoR) adalah
sebuah framework yang ditulis dalam bahasa pemrograman Ruby
untuk membangun aplikasi web. Framework? Ruby? Apaan tuh?

Sabar-sabar, salah sendiri nggak ikut forum diskusi Grup
Pengguna Linux (GPL) Sabtu (17/03/2007) di ruang T2.01. Pada forum
yang menghadirkan pembicara utama Fajri Kurniawan atau yang akrab
dipanggil Awank tersebut, yang namanya Ruby on Rails diperkenalkan
secara tuntas. Makanya, lain kali ikuti forum diskusi mingguan yang
diadakan setiap Sabtu pukul 10.00 pagi di ruang T2.01 (ini kalau
nggak ada ujian atau halangan lainnya). Santai saja, acara ini
gratis kok!

Baiklah, kembali ke RoR. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya,
RoR adalah sebuah framework. Framework merupakan
kumpulan software, pustaka (library), dan perkakas lain
(tools) yang dirangkai menjadi satu kesatuan dan digunakan
untuk membangun aplikasi secara cepat dan mudah dikembangkan.
Biasanya dalam framework disediakan modul atau kelas yang
berfungsi untuk mengakses basis data, templating tampilan
antarmuka pengguna, dan manajemen pengguna.

RoR ditulis dalam bahasa pemrograman Ruby, sebuah bahasa yang awalnya
dikembangkan oleh Yukihiro Matsumoto sejak tahun 1995. Ruby adalah
sebuah bahasa pemrograman interpreter yang dinamis dan berorientasi
objek. Namun, apa yang membuat Ruby menjadi terkenal beberapa tahun
belakangan ini adalah framework yang sedang kita bahas, Ruby
on Rails.

Mengapa RoR menjadi begitu fenomenal dalam dunia pengembangan
aplikasi web? Padahal RoR bukan merupakan framework pertama.
Sudah banyak framework aplikasi web yang ada sebelum RoR
seperti Zend (PHP), Zope (Python), Struts (Java), Symfony (PHP), dan
sebagainya. Meskipun kebanyakan framework tersebut, sama
seperti RoR, bersifat gratis dan open source, namun konsep RoR
memiliki keunggulan dibanding yang lain, terutama dalam masalah
produktivitas pengembang dan kecepatan implementasi aplikasi.

Prinsip pertama dari RoR adalah filosofinya Don’t Repeat
Yourself
(DRY) yang dalam bahasa Indonesia berarti “jangan
biarkan dirumu mengulangi”. Hal ini berarti definisi-definisi
hanya cukup kita buat sekali untuk kemudian digunakan secara
berulang-ulang. Sebagai contoh dalam Ruby sudah terdapat Active
Record yang menyediakan definisi fungsi-fungsi basis data dalam
bentuk kelas-kelas. Mendefinisikan sendiri kelas hanya untuk
melakukan akses ke basis data hanya akan memboroskan waktu pemrogram
dan bersifat rancu (redundan).

Prinsip kedua adalah Convention over Configuration yang
berarti tidak diperlukan konfigurasi selama pemrogram mengikuti
konvensi/aturan yang telah dibuat oleh RoR. Konfigurasi akan
ditangani secara otomatis oleh RoR berdasarkan konvensi tersebut.
Namun, RoR juga memberikan keleluasaan bagi pemrogram untuk tidak
mengikuti konvensi dengan memberikan kode konfigurasi tambahan pada
aplikasi.

Kedua konsep itulah yang menyebabkan RoR menjadi framework
yang meningkatkan produktivitas pengembang dan mempercepat waktu
pembuatan aplikasi web. Tak heran, dalam waktu singkat sejak
dikembangkan tahun 2004, RoR menjadi primadona bagi para pengembang
aplikasi web. Bahkan, konsep RoR ditiru oleh banyak framework pada
bahasa pemrograman lain seperti CakePHP (PHP), Grails (Groove),
Biscuit (PHP), Turbo Gears, Monorail, Subway, dan sebagainya.

Satu hal lagi yang patut dibahas, RoR menggunakan teknik perancangan
Model-View-Controller (MVC). Dalam aplikasi komputer yang
kompleks di mana terdapat penyajian banyak data pada pengguna, sering
kali ada keinginan untuk memisahkan data (model) dan antarmuka
(view). Oleh karena itu, diharapkan saat kita mengubah
antarmuka tidak akan mempengaruhi penanganan datanya. Demikian juga
data dapat diatur kembali sewaktu-waktu tanpa mengubah antarmukanya.
Bentuk rancangan MVC memecahkan permasalahan tersebut dengan
memisahkan “akses data dan logika bisnis” dari ”tampilan
dan interaksi pengguna” serta mengenalkan komponen perantara
yaitu controller untuk menghubungkan model dan view.

Dalam aplikasi khususnya web, model berfungsi untuk
berhubungan dengan basis data dan juga melakukan validasi terhadap
masukan data. View berasosiasi dengan layout dan isi
yang biasanya merupakan file HTML. Controller berfungsi untuk
menangani logika aplikasi.

Untuk hal-hal lebih lanjut mengenai bagaimana proses pengembangan
aplikasi web dengan RoR, cara kerja, instalasi, konvensi, dan
informasi lain buka saja situs wiki.rubyonrails.com dan
api.rubyonrails.com.

Banyak pertanyaan diajukan oleh peserta mengenai masa depan
pemrogram, unjuk kerja, dan web server apa saja yang telah
mendukung RoR. Malah ada yang berpendapat bahwa RoR akan segera
“mati” karena unjuk kerjanya yang relatif lambat dan
konsep RoR sudah banyak diadopsi oleh bahasa pemrograman lain yang
lebih handal seperti PHP dengan CakePHP-nya.

Awank juga sempat mendemokan bagaimana membangun aplikasi web
menggunakan fasilitas scaffoding pada RoR. Apa itu scaffoding?
Secara praktis scaffoding adalah teknik membangun aplikasi
CRUD (Create, Read, Update, Delete) di mana kita cukup membuat tabel
di basisdata dan mendefinisikan model kemudian. RoR akan secara
otomatis membuat controller dan view-nya. Kita juga
dapat mengubah controller dan view yang dibuat oleh RoR
sesuai keinginan kita. Awank juga memperkenalkan fitur unik bawaan
Ruby yaitu konsol interpreter.

Nah, nyesel `kan nggak ikut forum diskusi? Makanya,
sekali lagi, jangan lewatkan forum diskusi bersama GPL setiap Sabtu
pukul 10.00 di ruang T2.01. Bahkan, Anda juga bisa menjadi pembawa
materi. Nantikan topik-topik menarik berikutnya yang tidak akan Anda
dapati dari kuliah! Ajaklah teman-teman Anda untuk turut
berpartisipasi. Jadilah agen seribu forum GPL dan dapatkan hadiah
utama berupa ucapan terima kasih! 😉

[seagate]

Counter Attacking Virus 25 Maret 2007

Posted by himakomedia in Berita.
add a comment

 

Komputer Anda pernah terserang virus?
Sudah berapa kali Anda menginstal ulang Windows karenanya? Tenang,
Anda tidak sendirian. Banyak orang lain yang punya dendam kesumat
dengan virus yang telah melenyapkan data penting mereka. Mungkin
karena alasan dendam itulah, banyak orang mengikuti Seminar “Virus
Under Attack” yang diadakan Kamis (15/03/2007) di ruang T2.01,
Gedung FMIPA Selatan. Seminar yang diselenggarakan oleh Lab
E-Business Omah TI tersebut menghadirkan dua pembicara yaitu dosen
kita Bapak Drs. Medi, M.Kom. dan administrator situs virologi.info,
Aat Shadewa.

 

Seminar dibuka dengan sambutan dari
Ketua Panitia Jan “Trojan” Kristanto dan perwakilan dari
Program Studi llmu Komputer, Bapak Aniffudin Azis, S. Si. M. Kom.
Dalam sambutannya, Pak Anif menyampaikan pentingnya bagi mahasiswa
Ilmu Komputer untuk mencari ilmu dan pengalaman di luar kuliah dengan
mengikuti kegiatan lain seperti seminar.

 

Sesi pertama menampilkan pembicara
Bapak Medi, Drs. M.Kom dengan tema “Virus dari Sudut Pandang
Akademisi” . Sesi ini dimoderatori oleh Saiffudin Noor Afifi
dari Divisi Riset Omah TI. Pak Medi menjelaskan bahwa pada dasarnya
virus komputer analog dengan virus biologi. Beliau juga memaparkan
apa saja kriteria dan target serangan virus. Satu hal yang menarik
adalah dosen Sistem Operasi kita ini sering menggunakan virus sebagai
alasan kepada kliennya jika terjadi gangguan pada komputer atau
jaringan. Klien pun biasanya akan cukup puas dengan alasan tersebut
meski sebenarnya gangguan terjadi karena faktor lain.

 

Setelah coffee break, sesi
kedua diisi oleh Aat Shadewa dan dimoderatori oleh Jan. Aat adalah
penulis buku Seni Pemrograman Virus dan juga administrator
situs virologi.info, sebuah situs independen yang khusus
membahas mengenai masalah virus. Aat memulai penyampaian materinya
dengan memutar sebuah film animasi yang menggambarkan posisi korban
serangan virus. Lalu setelah itu dia menjelaskan mengenai senjata apa
saja yang bisa digunakan untuk melawan virus. Ada antivirus komersial
maupun yang gratisan. Aat juga mendemokan bagaimana menangani
komputer yang sudah terkena virus Brontok dengan menggunakan komputer
dari panitia. Setelah itu acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.
Ada yang menanyakan mengenai virus yang menyerang boot sector,
cara kerja virus Brontok, dan bahkan bagaimana cara membuat virus.
Setelah itu, Aat membagi-bagikan doorprize berupa buku
terbarunya, Empat Hari Menjadi Hacker.

 

Bagaimana tanggapan dari peserta
seminar? Danang (D3 Elins UGM), salah seorang peserta, mengungkapkan
bahwa dia mengikuti seminar tersebut karena merasa dendam dokumen
tugas akhirnya dirusak oleh virus. Sementara itu, Fuad (Ilmu Komputer
UGM), mengungkapkan kalau dia tidak tertarik untuk mengikuti seminar
virus karena setahun belakangan ini tidak pernah bermasalah dengan
virus. Tentu saja, hal ini karena Fuad hanya menggunakan sistem
operasi Linux Fedora Core pada komputernya. Bagaimana pula tanggapan
dari panitia? Saat ditemui di Lab E-Business Omah TI, Ketua Omah TI,
Lutfi Rachman, menyatakan bahwa acara berlangsung cukup sukses. Hal
ini ditunjukkan oleh jumlah peserta yang melebihi target semula.
“Dengan keberhasilan acara ini, saya mengharapkan pada
bulan-bulan mendatang dapat diadakan kompetisi pembasmian virus.
Semoga acara tersebut akan mendapat respon yang baik dari publik
sebagaimana kontes overclocking.”

 

Kesimpulannya, Anda tidak perlu takut
lagi dengan yang namanya virus karena sudah tersedia banyak senjata
ampuh dan gratisan untuk menangkalnya. Ayo kita serang balik virus!
[seagate]

Seminar Virus Under Attack 13 Maret 2007

Posted by himakomedia in Berita.
add a comment

Lembaga Riset Omah TI akan mengadakan Seminar Virus Under Attack pada hari Kamis tanggal 15 Maret 2007. Seminar akan diadakan di ruang T2.01 Gedung Fakultas MIPA selatan dengan pembicara Drs. Medi M. Kom. (dosen Ilmu Komputer UGM) dan Aat Shadewa (admin virologi.info dan penulis buku Seni Pemrograman Virus).