jump to navigation

Online Commerce for Local Market (part 1) 30 Mei 2009

Posted by himakomedia in internet marketing.
Tags: , , , ,
trackback

Berikut adalah hasil pengetahuan penulis setelah mengikuti seminar Online Commerce yang diselenggarakan oleh Himakom (Himpunan Mahasiswa Komputer) dalam rangkaian acara JOINTS (Jogja Of Information Technology Session)

Apa yang pertama kali anda tahu tentang Online Commerce? Menjual barang, bertransaksi lewat internet, kemudian dikirimkan dan mendapatkan keuntungan dari usaha tersebut. Tidak sepenuhnya salah, secara sederhana Online Commerce, sama halnya kita membuka Toko yang bersifat maya, pengunjungnya pun dari dunia maya. Hanya perlu diingat, meski bersifat maya, kecenderungan membuka Toko Online tidak serta merta meninggalkan aspek/faktor yang dapat mensukseskan usaha seperti di dunia nyata. Semua perlu business plan, melihat target pasar, memahami kebutuhan pasar, dan hingga manajemen supply chain dan distribusi barang juga perlu kita definisikan di awal.

Namun sebelum melangkah jauh menuju pendefinisian, ada baiknya kita melihat peluang. Peluang seberapa besar  usaha ini cocok untuk dieksekusi. Karena bahasan kita lebih spesifik untuk Local Market, maka market/pasar yang kita pahami disini adalah user internet yang ada di Indonesia, serta jangan lupa, sebaiknya barang yang kita produksi pun juga merupakan barang yang cocok untuk karakteristik orang Indonesia yang konsumtif (seperti bisnis makanan, sandang, aksesoris).

Kalo boleh bocor-bocoran, ney data yang ada sekarang :
statistik internet user

Nampak peningkatan drastis dari user internet dari Indonesia. Bentar, kita perlu pahami bahwa user internet minimal memiliki karakteristik : berpendidikan (min bisa baca), tidak gaptek (tahu cara menyalakan &  mematikan komputer, serta buka facebook), punya duit (min buat bayar internetnya, setidaknya masih punya cukup uang makan dan uang jajan). Dari karakteristik yang demikian, kita jadi paham bahwa apa yang kita jual selayaknya diselaraskan dengan kondisi ini, seperti : jualah barang yang berkualitas karena para user internet ini cukup berpendidikan dan tahu mana barang yang bagus dan bermanfaat bagi dirinya. Perkirakan harga dengan tepat, karena orang berpendidikan sangat menjunjung tinggi prinsip jawa “ono rego ono rupo” (harga berbanding lurus dengan kualitas), sekaligus orang yang mengakses internet biasanya memiliki finansial berkecukupan bahkan lebih.

Melihat perkembangan jumlah user internet dari tahun-tahun menunjukkan tingkat penetrasi internet semakin padat, belum lagi ditambah fenomena-fenomena seperti

  • Meningkatnya penjualan notebook menunjukkan bahwa makin banyak orang yang memanfaatkan fasilitas wi-fi gratis di lokasi public maupun instansi pendidikannya untuk kegiatan ber-internet.
  • Semakin murahnya harga modem baik CDMA atau GSM, menunjukkan bahwa permintaan pasar akan produk ini cenderung meningkat, berarti semakin banyak pula yang kesehariaannya beralih Go Online.
  • Semakin banyaknya operator telekomunikasi yang menawarkan layanan internet, serta makin variatifnya dan murahnya paket-paket yang ditawarkan, menunjukkan masyarakat yang tertarik dengan dunia internet makin bertambah banyak.
  • Warnet tetap ramai, meski fenomena-fenomena diatas cukup terasa kita saksikan di kehidupan sehari-hari, namun ternyata tidak mengganggu intensitas pengunjung warnet. Warnet sampai saat ini masih ramai dikunjungi.
  • Ini mungkin cukup jauh hubungannya. Istilah-istilah baru macam FS, FB, YM dll menjadi kosakata baru bagi semua orang. Mungkin 7-10 tahun lalu saat kita menyebutkan singkatan tersebut tidak banyak orang yang paham bukan?? Tapi sekarang??
  • Beberapa musisi mulai mengenalkan lagu yang berhubungan dengan trend internet saat ini. Contoh : Gigi – MyFacebook, bahkan sebuah lagu rap milik Saykoji berjudul “lagu online” cukup detil dalam menjabarkan keseharian orang saat ini. Hal ini menunjukkan bahwa musisi pun memahami bahwa masyarakat Indonesia sedang sangat interest masuk dunia globalisasi yaitu internet, sehingga mereka berani membuat karya se-unik itu.

Maka berdasarkan fenomena diatas, jumlah/angka 27.607.821 bisa jadi meningkat. Meningkatkan dalam hal jumlah dan kualitas. Maksudnya jumlah, ya meningkat dari sisi jumlah penggunannya, sangat dimungkinkan melebihi angka 30 juta saat tahun 2009. Lalu meningkat secara kualitas?? Maksudnya, dengan fenomena tadi diatas, user internet yang semula hanya bermain internet secara wajar (1-2 jam/hari di warnet) bisa menjadi ekspert karena menggunakan paket internet dirumah/kost nya, sehingga aktifitas dunia internet meningkat (menjadi 5-6 jam), yang secara otomatis meningkatkan kemampuan mereka dalam mengakses ataupun memanfaatkan media internet, sehingga dalam hal ini dianggap meningkat secara kualitas.

Bagaimana?? Apa tidak tergiur melihat Toko kita dikunjungi oleh lebih dari 20 juta orang tiap harinya?? Tentu saja, tidak perlu membuat toko yang sangat besar untuk menampung 20 juta orang ini, cukup jalan  (bandwidth) yang cukup besar menuju Toko-nya.

To be continue…

Iklan

Komentar»

1. Agus Suhanto - 15 Agustus 2009

posting yang bagus Saya Agus Suhanto, nyampe di blog ini dari mbah yahoo. Salam kenal ya… sorry numpang thread comment posting ini

2. Agus Suhanto - 20 Agustus 2009

Saya pilih posting ini, saya daftarkan link-nya dalam komentar posting saya di Jualan Online dengan WordPress. Pingback akan segera dikirimkan.

3. Jualan Online dengan WordPress « Agus Suhanto - 20 Agustus 2009

[…] » CMS Toko online gratis – free e commerce » Saatnya berfikir untuk memiliki domain dot com sendiri » Jualan di Internet Bakal Kena Pajak » Kenapa sich harus Berbisnis Online » Cara Membuat Blog di WordPress » Membuat Status YM di WordPress.com » Tip-tip Modifikasi Blog WordPress » Membuat Toko Online dengan Quick Cart » Online Commerce for Local Market (part 1) […]

4. Magento Commerce untuk Jualan Online « Agus Suhanto - 26 Agustus 2009

[…] – free e commerce » Membuat Toko Online Berbasis WordPress Dengan WP-eCommerce » Online Commerce for Local Market (part 1) » Membuat Toko Online Berbasis WordPress Dengan eShop » Membuat Toko Online Dengan […]

5. Agus Suhanto - 8 Oktober 2009

Minta ijin menautkan posting ini ke comment posting saya di Memahami Arsitektur Magento Commerce. Ping bakal saya kirim segera 🙂

6. Memahami Arsitektur Magento Commerce « Solusi Jualan Online - 8 Oktober 2009

[…] CMS Toko online gratis – free e commerce » e-Commerce (Toko Online version 2.0) » Online Commerce for Local Market (part 1) ( BALAS […]

7. Susan - 24 Juni 2010

EOS Web has extensive expertise in magento commerce websites.
They have many modules for FREE in your web site http://www.eoswebdevelopment.com/magentocommerce/en/
Take a few minutes and look at this page.

Enjoy !


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: