jump to navigation

Wawancara dengan Sekretaris Senat Akademik UGM Seputar FTE-TIM 29 April 2007

Posted by himakomedia in Wawancara.
trackback

Idealnya memang digabung….

 

Wawancara Eksklusif dengan Sekretaris Senat Akademik UGM (tapi namanya lupa)….

Hari Rabu, tepatnya tanggal 11 April 2007 redaksi ReadIT berkesempatan mewawancarai Pak….. sebagai Sekretaris Senat Akademik UGM untuk mengkonfirmasikan masalah Fakultas Tekologi Informasi dan Multimedia. Untuk diketahui pembaca, Senat Akademik adalah badan birokrasi UGM yang berwenang untuk menyetujui adanya prodi, jurusan, dan fakultas baru di UGM dengan sepertujuan Rektor. Setelah disetujui oleh Senat Akademik, kemudian proposal diserahkan kepada MWA untuk disahkan dan dijalankan. Namun Senat Akademik, sebagaimana ditekankan oleh Pak….. hanyalah mengurusi substansinya (disetujui atau tidak) dan sesuai dengan UU yang berlaku. Adapun hal-hal teknis diserahkan pada Tim yang mengajukan proposal tersebut. Setdaknya setiap bulannya Senat Akademik UGM menerima 30 pengajuan proposal, namun yang bisa dibahas hanya empat diantaranya. Hasil wawancara lengkapnya seperti berikut:

ReadIT : Apakah ada rencana dari UGM untuk membentuk FTIM?

Pak…: Betul, kami malah merekomendasikannya. Proposalnya sudah disetujui rektor, berulang kali dibahas dalam rapat senat sehingga sudah disetujui dan sudah diteruskan ke MWA menunggu pengesahan. Jadi kemungkinan ada tiga program kekomputeran: Ilmu Komputer, Teknik Komputer, serta FTIM.

RI: Sejarahnya apa ya Pak, kenapa harus membentuk fakultas baru?

Pak..: Jadi begini, aplikasi komputer itu kan ada dimana-mana. Psikologi pake, ekonomi juga pake, daripada terpisah-pisah itu dijadikan satu.

RI : Apa saja jurusan atau prodi FTIM? Dimana gedungnya?

Pak…: Saat ini belum terpikirkan jurusan apa yg tersedia. Masalah tempat FTIM akan menempati gedung UGM yang masih belum terisi seperti gedung Fakultas pertanian lama atau Fakultas Kedokteran Hewan lama.

RI: Kapan Pak rencananya sosialisasi FITM ini ke sekolah-sekolah?

Pak..: Wah, nanti Mas masih lama. Jadi begini, Senat menyetujui pendirian secara perizinan. Nanti teknisnya lebih banyak berhubungan dengan akademik, kurikulum, dan kemahasiswaan.

RI: Pengajar untuk fakultas ini dari mana Pak?

Pak..: Nah, itu banyak skenarionya. Apakah itu menjadi Mayor minor, artinya Anda dasarnya Ilmu Komputer tapi ambil multimedianya di sini. Jadi sebetulnya kita ingin lebih fleksibel, dosennya berstatus double assignment, artinya mengajar juga di fakultas lain selain di FTIM ini. Mungkin saja dosennya ada dari ekonomi dan psikologi.

RI: Fakultas ini punya jurusan atau prodi atau tidak? Daya tampungnya berapa?

Pak..: Oh, belum tau. Saat ini belum terpikirkan apa jurusan dan daya tampungnya. Tapi mungkin ada konsentrasi-konsentrasinya mau kemana.

RI : Apa tidak seharusnya ketiganya digabungkan, Pak?

Pak..: Senat itu lebih kepada substansinya, untuk manajemen dsbnya itu urusannya rektor. Kami hanya mengurusi integrasinya. Dan secara integrasinya memang ada tiga yang diatas tadi. Tapi memang idealnya gabung, jadi fakultas apa saya enggak ngerti. Jadi ya sementara tiga ini. Masalahnya itu, kita mau segera atau tidak.

RI: Kenapa UGM berkeputusan membentuk fakultas baru, tidak “mempercantik” Ilkom?

Pak..: Anda pernah dengar rencana fakultas jurusan antropologi enggak? Ada yang mengatakan kalau lebih cocok pindah ke Fisipol. Tapi ada persoalan seperti, harus pindah ke gedung lain, serta teman-teman baru yang lain. Secara administratif pindah gaji itu enggak gampang, Mas. Menurunkan gaji itu enggak enak Mas, Indonesia itu begitu jadi harus dimaklumi.

RI: Apa tidak terjadi persaingan kompetensi di antara ketiga program tersebut?

Pak…: Persaingan apa, kalau persaingan dalam jumlah peminat di mana-mana pasti ada, dan itu wajar. Kalo mengenai kompetensinya tentu saja berbeda, ilmu komputer itu mempelajari ilmunya, Teknik Komputer mempelajari engineeringnya, sementara FTIM mempelajari aplikasinya seperti i-Gov dan komputer untuk akuntansi keuangan.

RI: Belakangan di forum-forum Himakom banyak berita yang mengabarkan ILKOM itu akan dimurnikan dan gelarnya menjadi S.Si bukan lagi S.Kom. Apakah itu benar?

Pak…:Sebenarnya malah kita pengennya gelar itu simpel, seperti untuk S2 yang sudah menjadi M.Sc, rencananya S1-nya juga begitu. Tapi untuk sementara masih memakai gelar seperti sebelumnya (S.Kom-Red).

RI: kalau Ilkom menjadi jurusan bagaimana Pak?

Pak..: Nanti kita bicarakan lagi, Dekan mengusulkan itu dan bagi kita tidak ada masalah .

RI: Kenapa Ilkom itu menjadi jurusan memerlukan waktu yang lama?

Pak..: Saya enggak tau, tanya aja program Anda ya… Proposalnya sampai ke sini sekitar setahun yang lalu. Kita itu setiap bulannya menerima 30 proposal, yang bisa dibahas hanya empat. Itupun tidak selalu selesai, kadang ada yang harus dikembalikan karena kurang lengkap. Kalau FTIM itu prosesnya agak cepat, karena kita concern terhadap perkembangan teknologi.

*ket: setelah wawancara ini selesai diketahui nama fakultas baru ini adalah Fakultas Teknik Elektro Teknologi Informasi dan Multimedia

Iklan

Komentar»

1. wimkhan - 30 April 2007

Bapak itu namanya kok ga dimasukin ……. (apakah memang permintaan Beliau sendiri).
Yang mewawancarai mohon disebutkan namanya …

2. joesatch - 7 Mei 2007

paragrafnya donk, penulisannya juga, ejaannya juga…tolong diperhatikan…ini berita resmi tho? bikin sakit mata tuh bacanya. ngeblog kan bukan cuma sekedar kopi-peist.
xhtml-nya dipraktekin dunk 😀

3. wimkhan - 21 Mei 2007

Setuju sama Mas Jo, mana nih yang ngedit 🙂 gpp dink. untuk awal2 gpp, tapi kalau mau serius. sebenarnya harus ada divisi WordPress di Himakomedia. Trus ada pelatihannya di bawah Mas Jo. Gimana Mas, setuju gak?

4. bima - 27 Oktober 2008

semoga bisa cepat terrealisasikan!!!amin..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: