jump to navigation

Fungsi Terbilang 29 Maret 2007

Posted by kudzi in Tutorial.
8 comments

Pertama tekyu buat mas Sigit Dewanto yang telah berkenan mengizinkan saya buat nulis di HIMAKOMEDIA. Sebenarnya sih dari sejak dulu kepingin nulis di Himakomedia, semasa masih dipegang oleh teman – temanku, ya.. mau apa lagi, dulu lagi malas nulis sihh… hehehee…..

Sekarang lagi nulis TA, jadi biar otak panas terus jadi coba untuk menulis, dan sekalian mencari ide yang bagus buat ditulis disini.
Oh ya karena mas moderator bilang kalo nulis disini jangan yang berat – berat jadi saya nulis yang ngga berat – berat juga, soale saya juga baru belajar Delphi.. buat mendukung TA tentunya…

Let’s Begin… Sesuai judulnya Fungsi Terbilang, kali ini saya akan mencoba memberikan sedikit tentang fungsi terbilang, sebenarnya sihh udah lama dan banyak yang mungkin udah tahu, tapi tak apalah.. saya mencoba untuk mengulangnya.
Menulis tentang fungsi terbilang berawal dari kesulitan saya dalam mengkonversi Nilai dalam bentuk angka ke dalam bentuk pada suatu proyek yang ngga kelar – kelar, hehehehe….

Dalam fungsi terbilang huruf misal 8 (dalam angka) maka akan ditulis “Delapan” dalam bentuk hurufnya. Nah bagaimana cara untuk mengubahnya dari bentuk penulisan ”Angka” ke dalam penulisan ”Huruf” ?, Oh ya, tentunya saya membahas konversi ke dalam bahasa Indonesia.
Pertama – tama kita harus mendefinisikan angka yang ditulis ”Special” dalam penulisannya.. contohnya 1 ditulis satu, 2 ditulis dua, 11 ditulis Sebelas, nah kita masukkan mereka ke dalam sebuah array yang konstan..

Kedua, kita mengklasifikasikan angka tersebut, misalnya angka tersebut kurang dari 12, maka tidak ada penambahan embel – embel dibelakang seperti belas, puluhan, dst, contoh 2 ditulis ”dua”, 11  ditulis ”sebelas” tidak ada embel – embel, jika angkanya kurang dari 20 maka angka tersebut ditambah embel – embel belas misal 12 ditulis ” dua Belas”, 15 ditulis ”Lima Belas”, dst..

Nah.. selanjutnya akan sedikit rumit.. nah jika angkanya kurang dari 100 maka akan ditambahkan embel – embel ”Puluh” misal 45  ditulis ”Empat Puluh Lima”, caranya adalah dengan membagi angka tersebut dengan 10 ( div 10) kemudian kita beri embel – embel ”puluh” dan kemudian kita tambahkan dengan angka tersebut yang diMod kan dengan 10, fungsi mod adalah mencari sisa hasil dari pembagian misalkan 45 mod 10 sisa hasil dari operasi tersebut adalah 5.. dan begitu seterusnya…
Karena takut tulisan ini panjang.. lebih baik saya langsung perlihatkan source codenya dalam bahasa delphi atau lebih tepatnya Pascal dingg (yang kata teman saya Fosil), hehehehee……

Source Code Selengkapnya

{ fungsi Terbilang }

CONST CharSpecial : array[0..11] of string[15]=(”,’satu’,’dua’,’tiga’,’empat’,’lima’
,’enam’,’tujuh’,’delapan’,’sembilan’
,’sepuluh’,’sebelas’);

Function Terbilang(x:integer):string;
Begin
If (x kurang dari 12) then Terbilang:=’’+CharSpecial[x]
Else
If (x kurang dari 100) then Terbilang:=Terbilang(x div 10)+’ puluh’+Terbilang(x mod 10)
Else
If (x Kurang dari 200) then Terbilang:=’ seratus’+Terbilang(x-100)
Else
If (x Kurang dari 1000) then Terbilang:=Terbilang(x div 100)+’ ratus’+Terbilang(x mod 100)
Else
If (x Kurang dari 2000) then Terbilang:=’ seribu’+Terbilang(x-1000)
Else
If (x Kurang dari 1000000) then Terbilang:=Terbilang(x div 1000)+’ribu’+Terbilang(x mod 1000)
Else
If (x Kurang dari 1000000000) then Terbilang:=Terbilang(x div 1000000)+’juta’+Terbilang(x mod 1000000);

End;

Semoga cukup membantu dan menambah ilmu. Sekian dan terima kasih sebelumnya
Salam..

(quet_see02@GroupPenggunaWindows)

ctt: Karena editor ini memakai HTML maka pada source code yang memakai tanda “Kurang dari ” maka saya ganti dengan kata “Kurang dari “… makasih atas perhatiannya….

Asah Otak Lewat TKTQ 25 Maret 2007

Posted by himakomedia in Artikel.
add a comment

Mungkin pernyataan bahwa tidak ada yang tidak ada di
internet itu memang benar. Cobalah cari apa saja di internet, mulai
dari hal-hal umum seperti kebutuhan sehari-hari sampai hiburan
semuanya ada di sana. Nah, yang akan dibahas pada artikel ini adalah
tentang salah satu hiburan pelepas stres yang terkadang, atau malah
sering, dapat membuat orang bingung. Hiburan yang dimaksud adalah
bermain teka-teki. Bermain teka-teki dapat membuat kita berpikir
kreatif sekaligus melepaskan stres.

Fasilitas untuk bermain teka-teki disediakan oleh sebuah
situs bertitel TKTQ+ yang mempunyai alamat URI http://www.tktq.net/.
Situs ini amat menarik karena teka-teki yang disajikan bukan
teka-teki semacam tebak-tebakan atau teka-teki biasa seperti
teka-teki silang. Namun, yang diberikan oleh TKTQ+ adalah berbagai
macam teka-teki yang menuntut kejelian dan kretivitas dalam
menggunakan fasilitas komputer dan internet semaksimal mungkin.

Teka-teki yang disediakan oleh TKTQ+ sangat menantang
dan membuat penasaran sehingga rasanya tidak puas apabila belum
menyelesaikannya. Teka-teki yang ada ditempatkan di beberapa level.
Untuk sementara sudah ada sekitar 50 level dalam situs tersebut dan
kita harus memulai dari level 1. Semakin tinggi levelnya, semakin
asyik teka-tekinya.

Karena kita dituntut untuk menggunakan fasilitas
internet semaksimal mungkin, secara tidak langsung pengetahuan kita
bertambah juga. Hal ini disebabkan karena untuk mencari jawaban dari
beberapa level dibutuhkan browsing ke situs-situs tertentu.
Jangan khawatir apabila teka-teki yang disajikan ternyata sulit dan
kita tidak mendapatkan gambaran bagaimana cara menyelesaikannya,
karena TKTQ+ menyediakan forum bagi para anggota yang mendaftar
dengan gratis di situs itu juga. Dalam forum tersebut, kita dapat
menemukan petunjuk-petunjuk dari sesama pemain dan jika ingin kita
juga dapat bertanya ke forum.

Selain dapat mengerjakan teka-teki yang disediakan oleh
situs tersebut, kita juga dapat mengerjakan teka-teki yang dibuat
oleh sesama anggota. Jika kita mempunyai teka-teki yang menarik, kita
juga dapat mengirimkan teka-teki kita ke situs tersebut. [AD]

Sudo 25 Maret 2007

Posted by himakomedia in Tutorial.
2 comments

Apa itu
sudo? Perintah shell ini berfungsi untuk mengeksekusi sebuah perintah
lain sebagai super user atau root (dalam tulisan ini, istilah
super user dan root akan digunakan bergantian). Seringkali
dalam pengeksekusian sebuah perintah, kita membutuhkan hak akses
setingkat root, namun tidak berminat untuk login atau masuk sebagai
root secara terus menerus (hal ini juga berhubungan dengan masalah
keamanan sistem). Muncul pertanyaan, jikalau memang semua pengguna
biasa selain root bisa mengeksekusi sebuah perintah sebagai root,
lalu apa istimewanya menjadi root? Toh hak aksesnya juga sama?

Penggunaan
sudo diatur dalam file /etc/sudoers. Oleh karena itu, tidak semua
pengguna biasa berhak memiliki hak akses secara penuh seperti root.
Untuk penjelasan lebih detail, saya rasa manualnya telah menjelaskan
secara lengkap. Kita ambil contoh, misal di komputer saya terdapat
pengguna pramur dengan password “passwordpramur”
dan root dengan password “rahasialahyau!”.

Ketika
saya ingin mengeksekusi sebuah perintah yang hanya diizinkan untuk
root, saya akan menggunakan perintah seperti berikut:

pramur@ubiquitous:~$
/etc/init.d/apache2 start

chown:
changing ownership of `/var/lock/apache2′: Operation not permitted

Tampak
bahwa karena saya bukan root melainkan pengguna biasa (dapat dilihat
dari karakter sebelum perintah. Tanda “$” menunjukkan
bahwa kita adalah pengguna biasa, sedangkan “#”
menandakan bahwa kita adalah root ). Oleh karena itu, perintah untuk
menjalankan service Apache tidak dapat dilaksanakan. Ceritanya
akan berbeda jika saya menggunakan perintah sudo seperti berikut:

pramur@ubiquitous:~$
sudo /etc/init.d/apache2 start

Enter
password:

*
Starting apache 2.0 web server… [ ok ]

Voila!
Setelah password pramur yaitu “passwordpramur”
(BUKAN password root yaitu “rahasialahyau!”)
diketikkan ke password prompt perintah untuk
menjalankan service Apache dengan mulus dijalankan. Sebagai
catatan, di Linux pengetikan password tidak ditampilkan. Jadi,
tidak ada yang salah dengan keyboard Anda, ^_^

Masalahnya,
bagaimana agar pengguna biasa tidak memiliki hak akses yang sama
dengan root? Solusinya adalah dengan mengedit file /etc/sudoers
sesuai dengan yang diinginkan. Contoh file /etc/sudoers saya:

#
Defaults

Defaults
!lecture,tty_tickets,!fqdn

#
User privilege specification

root
ALL=(ALL) ALL

pramur
ALL=(ALL) ALL

Hilangkan
atau beri karakter “#” pada bagian pramur ALL=(ALL) ALL
dan hak akses tertinggi akan sepenuhnya menjadi milik root.
[pramur@Grup Pengguna Linux]

Tips dan Trik Membasmi Virus 25 Maret 2007

Posted by himakomedia in Tutorial.
14 comments

Membasmi
virus tanpa antivirus? Gimana caranya tuh? Simak
langkah-langkah umum berikut dalam membasmi virus:

1.
Nonaktifkan System Restore.

Fasilitas
System Restore pada Windows berguna untuk mengembalikan konfigurasi
sistem ke konfigurasi sebelumnya. Agar sistem yang telah pulih tidak
kembali rusak, matikan fasilitas ini dengan klik kanan pada My
Computer dan pilih Properties. Lalu pilih tab System Restore dan
centang bagian Turn off System Restore on All Drive.

2.
Matikan proses virus.

Bagaimanapun
caranya, matikan proses virus. Biasanya proses virus memiliki
ikon berupa folder atau dokumen MS Word. Gunakan aplikasi seperti
Process Explorer, Pocket Killbox, Show Kill Process, The Killer
Machine, dan sebagainya.

3.
Pulihkan registry.

Pulihkan
registry yang telah diotak-atik oleh virus. Jika tidak, maka virus
dapat menginfeksi komputer Anda lagi. Gunakan Hijack This, Registry
Cleaner, atau The Killer Machine. Hapus juga entry Scheduled
Task yang dibuat oleh virus jika ada.

4.
Hapus file-file virus.

Gunakan
fasilitas Search pada Windows untuk menemukan file-file virus.

5.
Munculkan file-file yang disembunyikan virus.

Virus
pada umumnya tidak begitu kejam dengan menghapus dokumen-dokumen
kita. Biasanya file-file tersebut hanya disembunyikan. Gunakan
perintah attrib -s -h <nama_file_anda> pada Command Prompt
untuk memunculkannya kembali.

6.
Saran terakhir untuk pencegahan. hati-hatilah saat melakukan transfer
data baik melalui disket, USB Flash Disk, maupun dari jaringan.
Tunjukkan file hidden dan ekstensi file pada Windows Explorer.
Selain itu, jangan mudah tergoda oleh file-file dengan nama yang
menggoyahkan iman 😉

Sidik
Jari Virus

Virus,
dan juga file-file lain, ternyata juga memiliki sidik jari. Namanya
adalah CRC32 (Cyclic Redudancy Check). Nilai checksum
untuk CRC ini unik untuk setiap file. Dengan demikian kita dapat
mengenali apakah sebuah file merupakan virus atau bukan melalui CRC
ini. Salah satu contoh antivirus yang menggunakan teknik pengenalan
CRC ini adalah WAV yang bisa diunduh dari virologi.info/download.

[seagate]

Rubi di Atas Rel 25 Maret 2007

Posted by himakomedia in Artikel, Berita.
2 comments

Rubi di atas rel? Apa maksudnya? Itu adalah terjemahan langsung dari
Ruby on Rails. Apa pula itu bah? Ruby on Rails (RoR) adalah
sebuah framework yang ditulis dalam bahasa pemrograman Ruby
untuk membangun aplikasi web. Framework? Ruby? Apaan tuh?

Sabar-sabar, salah sendiri nggak ikut forum diskusi Grup
Pengguna Linux (GPL) Sabtu (17/03/2007) di ruang T2.01. Pada forum
yang menghadirkan pembicara utama Fajri Kurniawan atau yang akrab
dipanggil Awank tersebut, yang namanya Ruby on Rails diperkenalkan
secara tuntas. Makanya, lain kali ikuti forum diskusi mingguan yang
diadakan setiap Sabtu pukul 10.00 pagi di ruang T2.01 (ini kalau
nggak ada ujian atau halangan lainnya). Santai saja, acara ini
gratis kok!

Baiklah, kembali ke RoR. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya,
RoR adalah sebuah framework. Framework merupakan
kumpulan software, pustaka (library), dan perkakas lain
(tools) yang dirangkai menjadi satu kesatuan dan digunakan
untuk membangun aplikasi secara cepat dan mudah dikembangkan.
Biasanya dalam framework disediakan modul atau kelas yang
berfungsi untuk mengakses basis data, templating tampilan
antarmuka pengguna, dan manajemen pengguna.

RoR ditulis dalam bahasa pemrograman Ruby, sebuah bahasa yang awalnya
dikembangkan oleh Yukihiro Matsumoto sejak tahun 1995. Ruby adalah
sebuah bahasa pemrograman interpreter yang dinamis dan berorientasi
objek. Namun, apa yang membuat Ruby menjadi terkenal beberapa tahun
belakangan ini adalah framework yang sedang kita bahas, Ruby
on Rails.

Mengapa RoR menjadi begitu fenomenal dalam dunia pengembangan
aplikasi web? Padahal RoR bukan merupakan framework pertama.
Sudah banyak framework aplikasi web yang ada sebelum RoR
seperti Zend (PHP), Zope (Python), Struts (Java), Symfony (PHP), dan
sebagainya. Meskipun kebanyakan framework tersebut, sama
seperti RoR, bersifat gratis dan open source, namun konsep RoR
memiliki keunggulan dibanding yang lain, terutama dalam masalah
produktivitas pengembang dan kecepatan implementasi aplikasi.

Prinsip pertama dari RoR adalah filosofinya Don’t Repeat
Yourself
(DRY) yang dalam bahasa Indonesia berarti “jangan
biarkan dirumu mengulangi”. Hal ini berarti definisi-definisi
hanya cukup kita buat sekali untuk kemudian digunakan secara
berulang-ulang. Sebagai contoh dalam Ruby sudah terdapat Active
Record yang menyediakan definisi fungsi-fungsi basis data dalam
bentuk kelas-kelas. Mendefinisikan sendiri kelas hanya untuk
melakukan akses ke basis data hanya akan memboroskan waktu pemrogram
dan bersifat rancu (redundan).

Prinsip kedua adalah Convention over Configuration yang
berarti tidak diperlukan konfigurasi selama pemrogram mengikuti
konvensi/aturan yang telah dibuat oleh RoR. Konfigurasi akan
ditangani secara otomatis oleh RoR berdasarkan konvensi tersebut.
Namun, RoR juga memberikan keleluasaan bagi pemrogram untuk tidak
mengikuti konvensi dengan memberikan kode konfigurasi tambahan pada
aplikasi.

Kedua konsep itulah yang menyebabkan RoR menjadi framework
yang meningkatkan produktivitas pengembang dan mempercepat waktu
pembuatan aplikasi web. Tak heran, dalam waktu singkat sejak
dikembangkan tahun 2004, RoR menjadi primadona bagi para pengembang
aplikasi web. Bahkan, konsep RoR ditiru oleh banyak framework pada
bahasa pemrograman lain seperti CakePHP (PHP), Grails (Groove),
Biscuit (PHP), Turbo Gears, Monorail, Subway, dan sebagainya.

Satu hal lagi yang patut dibahas, RoR menggunakan teknik perancangan
Model-View-Controller (MVC). Dalam aplikasi komputer yang
kompleks di mana terdapat penyajian banyak data pada pengguna, sering
kali ada keinginan untuk memisahkan data (model) dan antarmuka
(view). Oleh karena itu, diharapkan saat kita mengubah
antarmuka tidak akan mempengaruhi penanganan datanya. Demikian juga
data dapat diatur kembali sewaktu-waktu tanpa mengubah antarmukanya.
Bentuk rancangan MVC memecahkan permasalahan tersebut dengan
memisahkan “akses data dan logika bisnis” dari ”tampilan
dan interaksi pengguna” serta mengenalkan komponen perantara
yaitu controller untuk menghubungkan model dan view.

Dalam aplikasi khususnya web, model berfungsi untuk
berhubungan dengan basis data dan juga melakukan validasi terhadap
masukan data. View berasosiasi dengan layout dan isi
yang biasanya merupakan file HTML. Controller berfungsi untuk
menangani logika aplikasi.

Untuk hal-hal lebih lanjut mengenai bagaimana proses pengembangan
aplikasi web dengan RoR, cara kerja, instalasi, konvensi, dan
informasi lain buka saja situs wiki.rubyonrails.com dan
api.rubyonrails.com.

Banyak pertanyaan diajukan oleh peserta mengenai masa depan
pemrogram, unjuk kerja, dan web server apa saja yang telah
mendukung RoR. Malah ada yang berpendapat bahwa RoR akan segera
“mati” karena unjuk kerjanya yang relatif lambat dan
konsep RoR sudah banyak diadopsi oleh bahasa pemrograman lain yang
lebih handal seperti PHP dengan CakePHP-nya.

Awank juga sempat mendemokan bagaimana membangun aplikasi web
menggunakan fasilitas scaffoding pada RoR. Apa itu scaffoding?
Secara praktis scaffoding adalah teknik membangun aplikasi
CRUD (Create, Read, Update, Delete) di mana kita cukup membuat tabel
di basisdata dan mendefinisikan model kemudian. RoR akan secara
otomatis membuat controller dan view-nya. Kita juga
dapat mengubah controller dan view yang dibuat oleh RoR
sesuai keinginan kita. Awank juga memperkenalkan fitur unik bawaan
Ruby yaitu konsol interpreter.

Nah, nyesel `kan nggak ikut forum diskusi? Makanya,
sekali lagi, jangan lewatkan forum diskusi bersama GPL setiap Sabtu
pukul 10.00 di ruang T2.01. Bahkan, Anda juga bisa menjadi pembawa
materi. Nantikan topik-topik menarik berikutnya yang tidak akan Anda
dapati dari kuliah! Ajaklah teman-teman Anda untuk turut
berpartisipasi. Jadilah agen seribu forum GPL dan dapatkan hadiah
utama berupa ucapan terima kasih! 😉

[seagate]